> FAAL 2 MEKANISME KOORDINASI DAN PENGENDALIAN SISTEM SARAF

FAAL 2 MEKANISME KOORDINASI DAN PENGENDALIAN SISTEM SARAF

0

MEKANISME KOORDINASI DAN PENGENDALIAN SISTEM SARAF





=> Sistem Saraf


    Sistem yang terdiri dari sel-sel saraf, serat saraf, dan struktur terkait yang membentang di seluruh tubuh manusia dan berfungsi untuk mengirimkan dan memproses informasi. Sistem saraf terdiri dari dua bagian utama: sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf tepi (SST).


    Dari gambar diatas kita bisa tahu Sistem saraf itu. 

    1. Dendrit, Adalah Serabut atau cabang kecil yang berasal dari badan sel neuron atau soma neuron. Dendrit bertanggung jawab untuk menerima sinyal atau informasi yang ditransmisikan dari neuron lain atau dari sel sensorik di seluruh tubuh, dan mengirimkan informasi tersebut ke badan sel neuron untuk diolah dan diintegrasikan.

    2. Badan sel, Adalah Pusat pengendali neuron, yang bertanggung jawab untuk mengintegrasikan informasi yang diterima dari dendrit dan menghasilkan respon yang sesuai melalui akson. Sel saraf memiliki banyak jenis badan sel yang berbeda, tergantung pada lokasi dan fungsi dalam sistem saraf.

    3. Nukleus, Nukleus terletak di tengah sel dan dikelilingi oleh membran inti atau nukleus yang memisahkannya dari sitoplasma sel. Nukleus memiliki peran penting dalam regulasi ekspresi gen, yaitu proses di mana informasi genetik dari DNA diubah menjadi protein melalui sintesis protein. Nukleus juga berfungsi dalam replikasi DNA dan pembagian sel selama proses pembelahan sel.

    4. Sel Shwan, Adalah Sel pendukung yang ditemukan di sistem saraf tepi (peripheral nervous system) yang membentuk mielin untuk melindungi akson neuron. Akson adalah serat saraf yang membawa sinyal listrik dari neuron ke sel-sel lain dalam tubuh.
    
    5. Selubung Mielin, Adalah lapisan isolasi yang melindungi dan mempercepat transmisi sinyal listrik di sepanjang akson neuron. Selubung mielin ditemukan di beberapa neuron di sistem saraf pusat (central nervous system) dan sistem saraf tepi (peripheral nervous system).

    6. Nodus Ranvier, Adalah daerah di sepanjang akson neuron yang tidak tertutup oleh selubung mielin. Nodus Ranvier terletak di antara segmen selubung mielin pada akson yang dilapisi oleh selubung mielin. 

    7. Sinapsis, Adalah daerah di mana dua neuron atau neuron dan sel efektor (seperti otot atau kelenjar) berkomunikasi dan bertukar informasi melalui sinyal kimia dan listrik. Proses ini melibatkan pelepasan zat kimia yang disebut neurotransmiter dari ujung akson neuron yang disebut terminal sinapsis, yang kemudian berdifusi melintasi celah sinapsis dan berikatan dengan reseptor pada membran sel berikutnya. Proses ini memicu arus ion listrik yang dapat memicu atau menghambat aktivitas sel berikutnya, sehingga sinyal listrik dapat ditransmisikan dari satu neuron ke neuron lain atau dari neuron ke sel efektor.




=> Saraf Berdasarkan Fungsinya 

    Saraf sensoris = membawa rangsangan dari reseptor ke SSP

   
    Saraf motoric = melanjutkan dari SSP dibawa ke efektor (ke
otot atau jaringan tubuh yg akan menghasilkan tanggapan
terhadap rangsangan



Saraf asosiasi, dibagi 2 :

Konektor = menghubungkan antara jenis saraf yg sama, 
misal sensoris-sensoris, motorik-motorik


Adjustor = menghubungkan antara jenis saraf yg berbeda, 
missal sensoris-motoric, motoric-sensoris



=> MEKANISME PENGANTARAN IMPULS


1. Melalui Sel Saraf

    Melalui bantuan ion-ion positif serta aktivitas kimiawi di dalam sel


2. Melalui Celah Sinapsis

    Sel saraf satu berkomunikasi dengan sel saraf lain melalui sinaps dengan perantara substansi neurotransmitter yang dilepaskan oleh terminal akson (ujung akson)



=> Sistem Motorik

     Adalah Sistem saraf yang bertanggung jawab untuk mengontrol seluruh gerakan tubuh. Gerakan diatur oleh pusat gerakan yang terdapat di otak. Area motorik diantaranya ada korteks, ganglia basalis, dan cerebellum.

   Ada dua  jalur utama dalam sistem motorik, yaitu traktus piramidal dan ekstrapiramidal.

Traktus piramidal adalah jalur utama dalam sistem motorik yang bertanggung jawab untuk mengontrol gerakan sukarela dan presisi seperti gerakan jari dan wajah. Traktus piramidal terdiri dari dua jalur utama, yaitu traktus kortikospinal dan traktus kortikobulbar. Traktus kortikospinal mengontrol gerakan tubuh bagian bawah, sedangkan traktus kortikobulbar mengontrol gerakan wajah.

Sedangkan ekstrapiramidal adalah jalur alternatif dalam sistem motorik yang berfungsi untuk mengontrol gerakan tubuh yang lebih kasar seperti gerakan tubuh yang berhubungan dengan postur dan keseimbangan. Ekstrapiramidal terdiri dari beberapa jalur, termasuk traktus rubrospinal, traktus retikulospinal, dan traktus vestibulospinal.

Traktus piramidal merupakan jaras motorik utama yang pusatnya di girus presentralis (area 4 Broadmann), yang disebut juga korteks Motorik primer. Impuls motorik dari pusat motorik disalurkan melalui traktus piramidal ke saraf perifer menuju ke otot. Area motorik lain yang terletak di depan korteks motorik primer adalah korteks premotorik (area 6 Broadmann). Area ini merupakan area asosiasi korteks motorik yang membangkitkan pola gerakan untuk disampaikan ke korteks Motorik primer








Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)